TWO KEYS in MARRIAGE
Salah
satu hal tersakral yang kita lakukan dalam hidup ialah menikah. Menikah, bukan
hanya sekedar menyatukan dua hati yang saling mencinta, tetapi lebih dari itu.
Menikah juga merupakan penyatuan dua keluarga besar dari mempelai putri dan
pria. Tidak semudah yang dibayangkan untuk dijalani, karena seseorang akan
terjun dalam dunia baru. Banyak perbedaan yang harus disatukan, dari yang
paling dasar, sampai yang paling rumit untuk membina keluarga dengan baik.
Karenanya, saling berkomunikasi dan saling mengerti sangat dibutuhkan dalam hal
ini.
Mengapa
komunikasi sangat penting dalam bingkai pernikahan? Karena, komunikasi
merupakan satu- satunya cara untuk mengetahui apa yang diinginkan pasangan
kita. Kita bukanlah tuhan yang maha tau apa yang ada di setiap hati seseorang. Kita
manusia, tidaklah dapat mengerti apa yang dipikirkan atau dirasakan seseorang
kecuali dengan bertanya. Contoh sederhananya, karena keduanya berasal dari
daerah yang berbeda, si istri suka makanan yang asin- asin, sedang si suami
suka makanan yang manis. Jika tidak ada komunikasi yang diantara keduanya, maka
hal sesederhana itu akan menjadi masalah. Si suami hanya makan sedikit, karena tidak
selera dengan masakannya yang asin, sedang si istri merasa tidak dihargai
karena ia bangun dari pagi, ke pasar, dan memasak dengan terburu- buru karena
suami akan berangkat kerja. Hal tersebut akan berbeda jika si suami mengatakan
dari awal bahwa ia menyukai masakan yang manis.
Ketika
komunikasi telah terjalin dengan baik, maka ‘saling mengerti’ akan mengambil
peran selanjutnya. Mengerti disini dapat diartikan dengan memahami pasangan
kita, sepenuhnya. Termasuk memahami apa yang disukainya dan kita rela berkorban
demi dia. Entah itu merelakan selera makan kita pada makanan asin dan berusaha
untuk menyukai makanan manis, atau yang lainnya.
Setelah
komunikasi terjalin dengan baik dan sepasang suami istri saling mengerti satu
sama lain, maka pernikahan akan menjadi bingkai yang indah dalam kehidupan.
Akan selalu tumbuh rasa sayang, cinta, dan berkah. Dengan demikian, insyaAllah
dua hal tersebut menjadi kebutuhan yang wajib dijalankan oleh suami dan istri
untuk menjadikan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Timika,
7 Desember 2014


2 Comments:
Amin. Nila. Thanks for sharing. hopefully, It can be useful for us.
visit my blog also.
www.nasrullohmaliki.blogspot.com
u're welcome nasruuull...
.
u're very active in ur blog. really nice to see it. I just start yesterday . :D
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home