Sunday, December 7, 2014

TWO KEYS in MARRIAGE




Salah satu hal tersakral yang kita lakukan dalam hidup ialah menikah. Menikah, bukan hanya sekedar menyatukan dua hati yang saling mencinta, tetapi lebih dari itu. Menikah juga merupakan penyatuan dua keluarga besar dari mempelai putri dan pria. Tidak semudah yang dibayangkan untuk dijalani, karena seseorang akan terjun dalam dunia baru. Banyak perbedaan yang harus disatukan, dari yang paling dasar, sampai yang paling rumit untuk membina keluarga dengan baik. Karenanya, saling berkomunikasi dan saling mengerti sangat dibutuhkan dalam hal ini.
Mengapa komunikasi sangat penting dalam bingkai pernikahan? Karena, komunikasi merupakan satu- satunya cara untuk mengetahui apa yang diinginkan pasangan kita. Kita bukanlah tuhan yang maha tau apa yang ada di setiap hati seseorang. Kita manusia, tidaklah dapat mengerti apa yang dipikirkan atau dirasakan seseorang kecuali dengan bertanya. Contoh sederhananya, karena keduanya berasal dari daerah yang berbeda, si istri suka makanan yang asin- asin, sedang si suami suka makanan yang manis. Jika tidak ada komunikasi yang diantara keduanya, maka hal sesederhana itu akan menjadi masalah. Si suami hanya makan sedikit, karena tidak selera dengan masakannya yang asin, sedang si istri merasa tidak dihargai karena ia bangun dari pagi, ke pasar, dan memasak dengan terburu- buru karena suami akan berangkat kerja. Hal tersebut akan berbeda jika si suami mengatakan dari awal bahwa ia menyukai masakan yang manis.
Ketika komunikasi telah terjalin dengan baik, maka ‘saling mengerti’ akan mengambil peran selanjutnya. Mengerti disini dapat diartikan dengan memahami pasangan kita, sepenuhnya. Termasuk memahami apa yang disukainya dan kita rela berkorban demi dia. Entah itu merelakan selera makan kita pada makanan asin dan berusaha untuk menyukai makanan manis, atau yang lainnya.
Setelah komunikasi terjalin dengan baik dan sepasang suami istri saling mengerti satu sama lain, maka pernikahan akan menjadi bingkai yang indah dalam kehidupan. Akan selalu tumbuh rasa sayang, cinta, dan berkah. Dengan demikian, insyaAllah dua hal tersebut menjadi kebutuhan yang wajib dijalankan oleh suami dan istri untuk menjadikan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.

                                                                                                Timika, 7 Desember 2014   

2 Comments:

At December 7, 2014 at 7:57 PM , Blogger Nasrul's blog said...

Amin. Nila. Thanks for sharing. hopefully, It can be useful for us.


visit my blog also.
www.nasrullohmaliki.blogspot.com

 
At December 7, 2014 at 9:53 PM , Blogger Unknown said...

u're welcome nasruuull...
.
u're very active in ur blog. really nice to see it. I just start yesterday . :D

 

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home